Abasa Watawala
Nak, kurang lebih 1400 tahun yang lalu, hiduplah seorang pemuda yang disanjung seluruh penghuni langit dan bumi. Akhlaknya tiada dua. Tak pernah sekalipun pemuda ini berbohong, memaki atau berdusta. Semua makhluk menyepakati nama pemberian orangtuanya padanya yaitu ‘Muhammad’ dengan makna ‘Yang terpuji’. Nak, ketika usianya yang berpuluh-puluh tahun, masa kenabian pun beliau alami dengan turunnya wahyu yang berangsur-angsur. Satu waktu, di masa kenabian itu, wahyu pun turun dengan 'keganjilan'. Kala itu, wahyu bukan turun karena pertanyaan umatnya yang kerapkali ia risaukan, bukan pula karena keluhan seorang istri terhadap suaminya, bukan pula berkisah tentang nabi-nabi terdahulu yang selalu menguatkannya berdakwah. Bukan.. Bukan semua itu, Nak. Tapi karena pada satu waktu, beliau melakukan satu hal yang tak biasa. Allah swt langsung menegurnya secara lembut nan halus yang disampaikan melalui malaikat jibril. Hal itu bermula ketika disatu sisi kota Madinah, a...