Ikhtiar Tanpa Batas
Ujian Nasional semakin dekat. Nur
yang saat ini kelas XII SMA menghabiskan waktunya hari demi hari berkutat dengan buku-buku dan tekun mengerjakan soal-soal ujian. Nur memang dikenal sebagai anak yang tekun dan cerdas di
sekolahnya. Ia sering menjadi perwakilan sekolah dalam perlombaan ataupun
kompetisi baik di bidang akademik maupun non akademik. Dalam bidang akademik
Nur pernah memperoleh medali emas dalam olimpiade Fisika tingkat provinsi, menjuarai kompetisi
karya tulis ilmiah nasional, finalis lomba cerdas cermat empat pilar dan perlombaan lainnya.
Dalam bidang non akademik, ia juga pernah membawa sekolahnya menjadi juara
turnamen voli tingkat kabupaten. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Nur tak pernah absen juara
kelas. Tak heran, jika ia mendapatkan beasiswa sejak sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah atas. Hadiah dari perlombaan berupa uang
pembinaan ditabungnya untuk membantu kehidupan keluarga dan memenuhi kebutuhan
sekolahnya.
Selain itu, Nur juga seorang pekerja
keras. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, ia membantu ibunya menjajakan kue
keliling kampung. Ia terbiasa dididik dengan keras dan mandiri. Menyiapkan segala
sesuatunya sendiri. Tak pernah ia mengeluh dengan kondisi perekonomian keluarganya
yang serba kekurangan. Pengalamannya saat mengikuti kompetisi/perlombaan menuntunnya
bertemu dengan banyak orang baru dengan pemikiran yang maju dan terbuka serta dipenuhi optimisme.
Dua tahun lalu, pertama kalinya dalam
hidup Nur berkunjung ke ibu kota dan menginjakkan kaki di gedung MPR. Prestasi telah membawanya menjejaki pulau Jawa. Ia dan timnya berhasil mewakili provinsi dalam lomba cerdas empat pilar di tingkat nasional. Ia yang dari
kecil tak pernah melanglang buana ke luar kota, dibuat takjub
dengan kemajuan dan kemegahan ibu kota. Ia terkesan dengan pola pikir orang-orangnya yang sudah sangat
maju. Seringkali ia merasa tertinggal jauh, baik dari kesempatan, akses dan fasilitas. Hal tersebut tak ayal memupuk motivasi dan ambisi Nur untuk kembali ke Pulau Jawa dan bertekad menimba ilmu
sebanyak-banyaknya di sana. Niatnya mulia, ingin memperbaiki kehidupan ia dan
keluarganya. Ia sangat percaya bahwa pendidikanlah yang mampu membawa seseorang
keluar dari belenggu kemiskinan. Kalimat motivasi dari Andrea Hirata dan Ahmad Fuadi, penulis idolanya terngiang selalu di telinganya: “Bermimpilah
karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu” dan ""Manjadda wajada, barang siapa bersungguh-sungguh akan berhasil." Kalimat tersebut seolah menjadi mantra bagi dirinya agar
keluar dari jerat kesulitan hidup yang mendera ia dan keluarganya. Optimisme telah hidup dan tumbuh dalam dirinya. Dinding
kamarnya dipenuhi dengan tempelan kalimat-kalimat motivasi yang membuat ia menjalani aktivitas dengan penuh semangat.
“Bu, doain aku yo jadi orang
sukses, bisa sekolah sampai jadi doktor. Biar ibu dan bapak ndak perlu kerja
nguli lagi,’’ ucap Nur kepada ibunya dengan penuh semangat.
“Yo Nak. Pasti ibu doakan.
Tapi duitnya dari mana Nak? Buat makan aja susah,’’ sambung ibunya.
‘’Nur akan berusaha cari
beasiswa. Nur sudah mulai cari informasi tentang beasiswa. Insya allah ada
banyak beasiswa S1 kok bu. Mohon doanya supaya Nur bisa mendapatkan beasiswa, sehingga
Bapak dan Ibu ndak perlu terbebani dengan biaya kuliah Nur. Hanya ini
satu-satunya cara agar kehidupan kita jadi lebih baik, Bu. Nur hanya ingin meminta ridho
Ibu dan Bapak saja,” ucap Nur meyakinkan.
Ibu tersenyum dan berkaca-kaca
mendengar perkataannya. Sembari mengelus kepala Nur, Ibunya berkata: “Kamu tu
kalo sudah punya kemauan, tekadnya kuat seperti baja. Baiklah, kalo Nur sudah
yakin, Ibu pasti doakan yang terbaik untuk Nur.”
Nur memang gadis yang bertekad
baja. Pengalaman hidup dan apa yang ia baca telah berhasil mempengaruhi pola pikirnya. Ia yang
juga dikenal sebagai kutu buku sering menghabiskan waktu istirahatnya di di
perpustakaan sekolah. Buku karya Ahmad Fuadi dan Andrea Hirata telah sukses mendoktrinisasi
dirinya agar berani menggantungkan mimpi setinggi-tingginya. Ia tak peduli
cemoohan orang tentang dirinya. Ia tahu betul kemampuan dirinya.
=bersambung=
#Day2@fighter30dwc
Komentar
Posting Komentar